Analisis Dolar Balik Nanjak, Yen Kena “Pressure” Jelang Pemilu Jepang - Data Pasar 2026-02-04

Analisis Dolar Balik Nanjak, Yen Kena “Pressure” Jelang Pemilu Jepang - Data Pasar 2026-02-04

Dolar Balik Nanjak, Yen Kena “Pressure” Jelang Pemilu Jepang

Dolar AS kembali menguat terhadap mayoritas mata uang G10 pada sesi Eropa hari Rabu (4/2), setelah reli euro dan pound mulai “di rem” trader. Bloomberg Dollar Spot Index naik sekitar 0,2%, didukung kenaikan tipis imbal hasil US Treasury 10Y ke 4,27%. Pasar juga kembali fokus ke data AS setelah partial shutdown resmi berakhir Selasa malam.
Pergerakan paling menonjol datang dari Jepang. USD/JPY naik sekitar 0,55% ke kisaran 156,74 (area tertinggi sejak 23 Januari), karena yen melemah jelang pemilu penting akhir pekan ini—Pasar menilai risiko kebijakan fiskal (belanja/pemotongan Pajak/agenda pertahanan) masih menekan mata uang Jepang.
Sementara itu, EUR/USD memang sempat menguat, tapi kemudian balik mereda dan kini cenderung stabil di sekitar 1,18 (contoh: 1,1833 di laporan Reuters). GBP/USD berada di sekitar 1,3703 (naik tipis dari penutupan sebelumnya), seiring Pasar menunggu keputusan ECB dan BoE yang berpotensi menjaga volatilitas tetap tinggi.
Di blok komoditas, AUD/USD cenderung datar di 0,7021 (naik tipis dari penutupan sebelumnya). Sementara NZD/USD turun sekitar 0,4% ke 0,6024 setelah data menunjukkan tingkat pengangguran Selandia Baru naik ke level tertinggi dalam sekitar 10 tahun pada Q4—membuat ekspektasi kenaikan suku bunga jadi makin “dingin”. (Arl)
Sumber: Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

BPF