Analisis Minyak Naik Lagi Pasar Tunggu Kabar Iran - Data Pasar 2026-02-11

Analisis Minyak Naik Lagi Pasar Tunggu Kabar Iran - Data Pasar 2026-02-11

Minyak Naik Lagi Pasar Tunggu Kabar Iran

Harga Minyak menguat pada Rabu pagi, karena ketegangan terkait Iran di Timur Tengah kembali jadi fokus utama dan menutupi sinyal negatif dari lonjakan persediaan Minyak di AS. Pelaku Pasar menilai risiko geopolitik saat ini lebih “berat” dibanding data inventori jangka pendek.
Minyak mentah WTI naik sekitar 0,5% ke $64,29 per barel pada 07:51 waktu Singapura, setelah sehari sebelumnya ditutup sedikit lebih rendah. Sementara Brent bertahan di sekitar $69, setelah pada Selasa ditutup turun 0,4% di $68,80 per barel.
Kenaikan ini terjadi karena beredar laporan bahwa AS mempertimbangkan langkah lebih keras—termasuk opsi menyita tanker yang membawa Minyak mentah Iran. Ada pula kabar bahwa AS bisa mengirim kelompok kapal induk tambahan ke kawasan jika negosiasi program nuklir Iran menemui jalan buntu. Sinyal-sinyal ini membuat Pasar kembali memasang premi risiko pada harga Minyak.
Di sisi lain, faktor yang seharusnya menekan harga justru datang dari Amerika Serikat. Laporan American Petroleum Institute (API) menyebut stok Minyak mentah AS melonjak 13,4 juta barel pekan lalu. Jika angka ini dikonfirmasi data resmi, itu akan menjadi kenaikan terbesar sejak November 2023, yang biasanya mengindikasikan pasokan bertambah atau permintaan melemah.
Namun, kekhawatiran Pasar saat ini lebih condong pada skenario jika kesepakatan nuklir gagal: risiko serangan AS terhadap Teheran atau langkah balasan Iran yang dapat mengganggu aliran Minyak dari kawasan. Sepanjang tahun ini, harga Minyak sudah menguat lebih dari 10%, salah satunya karena ketidakpastian geopolitik yang terus berulang.
Investor juga menunggu rangkaian agenda penting berikutnya. Presiden AS Donald Trump dijadwalkan bertemu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Rabu untuk membahas situasi, sementara Pasar juga menanti laporan bulanan OPEC dan analisis IEA pada Kamis yang sebelumnya memperingatkan potensi surplus pasokan tahun ini jika produksi lebih cepat naik dibanding permintaan.(asd)
Sumber : Newsmaker.id

Analisis Komprehensif Pasar Minyak

Pasar Minyak dunia mengalami dinamika yang kompleks dipengaruhi faktor supply-demand, geopolitik, dan kebijakan energi global.

Faktor Penentu Harga Minyak

  • Kebijakan OPEC+: Kuota produksi dari kartel Minyak mempengaruhi supply global.
  • Data Inventori AS: Laporan mingguan EIA menjadi indikator penting demand.
  • Tensi Timur Tengah: Stabilitas kawasan produsen Minyak utama.
  • Permintaan Global: Pemulihan ekonomi pasca-pandemic mempengaruhi konsumsi.

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

analisis teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

BPF