Analisis Minyak Turun Sekitar 2% saat Iran Meninjau Proposal AS untuk Mengakhiri Perang - Data Pasar 2026-03-26

Analisis Minyak Turun Sekitar 2% saat Iran Meninjau Proposal AS untuk Mengakhiri Perang - Data Pasar 2026-03-26

Minyak Turun Sekitar 2% saat Iran Meninjau Proposal AS untuk Mengakhiri Perang

Harga Minyak melemah sekitar 2% pada Rabu setelah memangkas penurunan yang lebih dalam di awal sesi, ketika Pasar merespons kabar bahwa Iran sedang meninjau proposal Amerika Serikat untuk mengakhiri perang di kawasan Teluk yang telah mengganggu aliran energi global dari wilayah Persia.
Kontrak berjangka Brent turun $2,27 atau 2,2% dan ditutup di $102,22/barel, sementara WTI melemah $2,03 atau 2,2% dan settle di $90,32/barel. Sebelumnya pada sesi yang sama, Brent sempat turun hingga sekitar 7%, mencerminkan betapa sensitifnya Pasar terhadap setiap perkembangan diplomatik.
Seorang pejabat senior Iran mengatakan kepada Reuters bahwa Teheran masih meninjau proposal AS meski respons awalnya negatif, mengindikasikan Iran sejauh ini belum menolaknya secara total. Di sisi lain, Gedung Putih kembali menegaskan tekanan terhadap Teheran. Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan Presiden AS Donald Trump akan “memukul lebih keras” Iran jika Teheran tidak menerima bahwa negara itu telah “dikalahkan secara militer.”
Secara publik, para pejabat Iran tetap menunjukkan penolakan keras terhadap kemungkinan negosiasi dengan pemerintahan Trump. Namun, keterlambatan dalam penyampaian respons resmi kepada Pakistan—yang disebut menjadi pihak pengantar proposal 15 poin dari Washington—dibaca sebagai sinyal bahwa setidaknya sebagian pihak di Teheran masih mempertimbangkan opsi tersebut.
Analis Ritterbusch and Associates menilai Pasar Minyak akan terus bergerak “zig-zag” mengikuti headline perang Iran. Menurut mereka, upaya Gedung Putih untuk menonjolkan adanya pembicaraan akan berhadapan dengan sikap Iran yang menolak mengakui kemajuan diskusi, sehingga membatasi potensi penurunan harga yang lebih dalam dan membuat volatilitas tetap tinggi.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id

Analisis Komprehensif Pasar Minyak

Pasar Minyak dunia mengalami dinamika yang kompleks dipengaruhi faktor supply-demand, geopolitik, dan kebijakan energi global.

Faktor Penentu Harga Minyak

  • Kebijakan OPEC+: Kuota produksi dari kartel Minyak mempengaruhi supply global.
  • Data Inventori AS: Laporan mingguan EIA menjadi indikator penting demand.
  • Tensi Timur Tengah: Stabilitas kawasan produsen Minyak utama.
  • Permintaan Global: Pemulihan ekonomi pasca-pandemic mempengaruhi konsumsi.

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam Platform Trading dan Instrumen Investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

BPF