Analisis Trump Tak Mau Terburu-buru, Minyak Tetap Turun - Data Pasar 2026-05-25

Analisis Trump Tak Mau Terburu-buru, Minyak Tetap Turun - Data Pasar 2026-05-25

Trump Tak Mau Terburu-buru, Minyak Tetap Turun

Harga Minyak melemah tajam setelah AS dan Iran disebut makin mendekati kesepakatan, meski Presiden Donald Trump menegaskan blokade Washington di Selat Hormuz tetap berlaku sampai perjanjian benar-benar selesai. Pasar merespons dengan mengurangi premi risiko yang selama beberapa pekan terbentuk akibat skenario terburuk gangguan pasokan.
Minyak acuan global Brent sempat turun hingga 6,2% ke US$97,10 per barel, sementara WTI berada di sekitar US$91. Pada 11:44 di Singapura, Brent untuk settlement Juli turun 5,7% ke US$97,69, dan WTI turun 5,9% ke US$90,89.
Dari sisi negosiasi, pejabat senior AS mengatakan persetujuan akhir masih bisa memakan waktu beberapa hari. Trump menyatakan ia tidak akan “terburu-buru” karena kesepakatan “bahkan belum sepenuhnya dinegosiasikan”. Menlu AS Marco Rubio juga menyebut diplomasi masih “work in progress”, dan Pasar tidak perlu terlalu cepat menarik kesimpulan dari setiap sinyal harian.
Ketidakpastian tetap ada karena perbedaan inti belum terselesaikan, termasuk isu program nuklir Iran dan sanksi. Media Tasnim memperingatkan draf kesepakatan masih bisa gagal karena klaim AS menghambat klausul tertentu, termasuk tuntutan pembekuan aset Iran dicabut. Sejumlah analis menilai Minyak sudah mem-price-in “kelegaan” jangka pendek, tetapi belum punya dasar untuk resolusi yang benar-benar tahan lama.
Di sisi fisik, potensi pembukaan penuh Hormuz dinilai akan membantu importir energi Asia, namun arus kapal masih jauh di bawah normal meski mulai ada tanda pergerakan. Iran mengklaim puluhan kapal melintas setelah mendapat izin IRGC, sementara laporan lain menunjukkan beberapa tanker dan kapal LNG mulai keluar dalam beberapa hari terakhir. Pasar juga mencermati risiko tambahan dari serangan saling balas Rusia-Ukraina pada infrastruktur energi, serta likuiditas yang lebih tipis karena hari ini sebagian pelaku Pasar libur di AS dan Inggris.(asd)
Sumber: Newsmaker.id

Analisis Komprehensif Pasar Minyak

Pasar Minyak dunia mengalami dinamika yang kompleks dipengaruhi faktor supply-demand, geopolitik, dan kebijakan energi global.

Faktor Penentu Harga Minyak

  • Kebijakan OPEC+: Kuota produksi dari kartel Minyak mempengaruhi supply global.
  • Data Inventori AS: Laporan mingguan EIA menjadi indikator penting demand.
  • Tensi Timur Tengah: Stabilitas kawasan produsen Minyak utama.
  • Permintaan Global: Pemulihan ekonomi pasca-pandemic mempengaruhi konsumsi.

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

analisis teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

BPF