Analisis Negosiasi AS–Iran Dipastikan, Minyak Terkoreksi Tajam - Data Pasar 2026-02-05

Analisis Negosiasi AS–Iran Dipastikan, Minyak Terkoreksi Tajam - Data Pasar 2026-02-05

Negosiasi AS–Iran Dipastikan, Minyak Terkoreksi Tajam

Harga Minyak kembali merosot pada hari Kamis (5/2) setelah Iran memastikan akan membuka jalur negosiasi dengan Amerika Serikat. Kepastian dialog ini menurunkan kekhawatiran Pasar atas risiko serangan militer langsung terhadap Iran, salah satu produsen utama di OPEC, sehingga sebagian premi risiko mulai dilepas.
Minyak Brent melemah sekitar 2% dan bergerak ke kisaran $67 per barel, setelah reli hampir 5% dalam dua sesi sebelumnya. Sementara itu, WTI turun lebih dalam sekitar 2,5% ke area $63 per barel. Konfirmasi jadwal perundingan di Oman pada Jumat disampaikan oleh Abbas Araghchi, yang membantu meredakan ketegangan geopolitik jangka pendek.
Tekanan tambahan datang dari data tenaga kerja AS yang lemah, khususnya laporan pekerjaan sektor swasta, yang kembali memunculkan kekhawatiran perlambatan ekonomi. Sentimen ini menekan prospek permintaan energi global, membuat Pasar lebih berhati-hati setelah reli cepat dalam beberapa hari terakhir.
Meski demikian, pelaku Pasar menilai risiko belum sepenuhnya hilang. Perbedaan sikap antara Washington dan Teheran terkait cakupan negosiasi masih lebar, sementara kawasan Timur Tengah tetap menjadi sumber sekitar sepertiga pasokan Minyak dunia. Kondisi ini membuat harga Minyak masih memuat premi risiko, meski tidak setinggi saat eskalasi memanas.
Di sisi lain, perhatian juga tertuju pada perkembangan konflik Ukraina. Presiden Volodymyr Zelenskiy menegaskan bahwa serangan Rusia terhadap infrastruktur energi dapat memengaruhi pembicaraan damai, dan kembali meminta dukungan militer tambahan dari Donald Trump. Faktor ini menjaga Pasar tetap waspada terhadap potensi gangguan pasokan energi global.
Tekanan di Pasar energi turut diperparah oleh aksi jual besar di logam mulia, di mana Perak anjlok lebih dari 17% dan Emas sempat turun hingga 3,5%. Kombinasi meredanya risiko geopolitik, kekhawatiran pertumbuhan, dan koreksi lintas aset membuat harga Minyak masuk fase konsolidasi setelah reli tajam sebelumnya. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id

Analisis Komprehensif Pasar Minyak

Pasar Minyak dunia mengalami dinamika yang kompleks dipengaruhi faktor supply-demand, geopolitik, dan kebijakan energi global.

Faktor Penentu Harga Minyak

  • Kebijakan OPEC+: Kuota produksi dari kartel Minyak mempengaruhi supply global.
  • Data Inventori AS: Laporan mingguan EIA menjadi indikator penting demand.
  • Tensi Timur Tengah: Stabilitas kawasan produsen Minyak utama.
  • Permintaan Global: Pemulihan ekonomi pasca-pandemic mempengaruhi konsumsi.

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

analisis fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

analisis teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

BPF