Analisis Hormuz Memanas, Minyak Naik - Data Pasar 2026-02-17

Analisis Hormuz Memanas, Minyak Naik - Data Pasar 2026-02-17

Hormuz Memanas, Minyak Naik

Harga Minyak menguat dari penutupan hari Jumat setelah Iran mengadakan latihan angkatan laut di sekitar jalur pelayaran strategis menjelang dimulainya kembali perundingan dengan Amerika Serikat pada hari Selasa. Pelaku Pasar menyatukan risiko geopolitik yang berpotensi mengganggu pasokan, terutama karena ketegangan di kawasan belum benar-benar mereda.
Kontrak WTI untuk pengiriman Maret naik sekitar 1,3% menjadi $63,71 per barel pada pukul 07.15 waktu Singapura. Sementara itu, Brent untuk pengiriman April menguat 1,3% dan ditutup pada $68,65 per barel pada hari Senin. Perdagangan WTI tidak memiliki penyelesaian pada hari Senin karena libur Hari Presiden di AS.
Pemicu utama datang dari kabar bahwa Garda Revolusi Iran sedang melakukan latihan laut di “wilayah” Selat Hormuz, menurut kantor berita semi-resmi Tasnim. Selat ini dipandang penting karena menjadi jalur pengiriman sekitar seperlima barel Minyak dunia sehingga setiap aktivitas militer di area tersebut cenderung langsung diterjemahkan Pasar sebagai peningkatan risiko.
Meski harga bergerak naik, aktivitas transaksi justru menipis. Jumlah kontrak Brent yang berpindah tangan dilaporkan jatuh ke level terendah tahun ini, seiring Pasar AS dan libur Kanada, serta banyak bursa Asia memasuki perayaan pekan Tahun Baru Imlek. Kondisi volume yang tipis ini membuat pergerakan harga cenderung lebih mudah “melonjak” atau berbalik arah bila muncul headline baru.
Dari sisi diplomasi, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi disebut telah bertemu dengan kepala badan pengawas nuklir PBB dan membahas “proposal” yang akan ia bawa dalam pembicaraan tidak langsung dengan utusan khusus AS Steve Witkoff pada hari Selasa, menurut televisi Pemerintah Iran. Menlu AS Marco Rubio menyatakan harapannya bahwa Washington dan Teheran dapat melampaui ketegangan bertahun-tahun dan pada akhirnya mencapai kesepakatan.
Selain isu Timur Tengah, Jenewa juga dijadwalkan menjadi lokasi negosiasi Rusia–Ukraina pada Selasa dan Rabu. Namun, peluang berakhirnya konflik dengan cepat serta kembalinya pasokan Rusia secara signifikan dinilai masih terbatas. Analis ANZ mengingatkan, Pasar saat ini masih dibayangi tembus geopolitik; jika ketegangan Timur Tengah mereda atau ada kemajuan berarti di Ukraina, premi risiko yang menempel pada harga Minyak bisa “terlepas” dengan cepat dan mendorong koreksi tajam.(asd)
Sumber: Newsmaker.id

Analisis Komprehensif Pasar Minyak

Pasar Minyak dunia mengalami dinamika yang kompleks dipengaruhi faktor supply-demand, geopolitik, dan kebijakan energi global.

Faktor Penentu Harga Minyak

  • Kebijakan OPEC+: Kuota produksi dari kartel Minyak mempengaruhi supply global.
  • Data Inventori AS: Laporan mingguan EIA menjadi indikator penting demand.
  • Tensi Timur Tengah: Stabilitas kawasan produsen Minyak utama.
  • Permintaan Global: Pemulihan ekonomi pasca-pandemic mempengaruhi konsumsi.

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

analisis teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

BPF