Perusahaan Gas Negara (PGAS) Bakal Tebar Dividen Tunai Rp 3,04 Triliun Selasa, 26 Mei 2026 / 09:29 WIB indeks BERITA Perusahaan Gas Negara (PGAS) Bakal Tebar Dividen Tunai Rp 3,04 Triliun ILUSTRASI. Fasilitas gas PGN (Dok/PGN) Reporter: Dimas Andi | Editor: Noverius Laoli KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN sebagai Subholding Gas Pertamina melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 menyetujui pembagian dividen tunai sebesar US$ 172,29 juta atau sekitar Rp 3,04 triliun (kurs tengah BI Rp 17.673). Angka ini setara 80% dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk tahun buku 2025 sebesar US$ 215,36 juta. Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman menyampaikan bahwa keputusan mempertahankan dividend payout ratio (DPR) sebesar 80% mencerminkan komitmen PGAS dalam menyeimbangkan pemberian imbal hasil kepada pemegang saham dan keberlanjutan pertumbuhan bisnis jangka panjang. Baca Juga: Resource Alam Indonesia (KKGI) Akan Tebar Dividen Tunai Rp 17 Per Saham “Rasio pembayaran dividen kepada pemegang saham sebesar 80% juga mencerminkan keyakinan perusahaan terhadap kualitas cash flow, disiplin keuangan, dan kekuatan fundamental bisnis PGN di tengah dinamika industri energi global,” ujar Fajriyah dalam keterangan resmi, Selasa (26/5/2026). Menurut Fajriyah, PGAS tetap melanjutkan kebijakan dividen yang konsisten sekaligus menjaga fleksibilitas keuangan untuk mendukung agenda pengembangan infrastruktur dan bisnis gas bumi nasional. PGAS menilai fundamental bisnis gas bumi domestik tetap memiliki prospek jangka panjang yang positif seiring meningkatnya kebutuhan energi nasional dan peran gas bumi sebagai energi transisi. PGAS Chart by TradingView Emiten ini juga terus menjaga keandalan operasional melalui pengelolaan portofolio gas berbasis pipa dan LNG secara adaptif, optimalisasi infrastruktur, serta efisiensi operasional dan keuangan. “Ke depan, PGN akan terus menjalankan strategi pertumbuhan secara prudent dengan tetap menerapkan disiplin keuangan dan penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham,” jelas Fajriyah. Baca Juga: BBRI Tebar Dividen Interim Rp 137 per Saham, Simak Jadwalnya Dalam RUPST tahun ini, pemegang saham juga menyetujui sejumlah agenda strategis PGAS, termasuk penggunaan laba bersih, perubahan anggaran dasar, penetapan auditor, serta agenda pengembangan bisnis dan tata kelola perusahaan.