
Dolar Pulih, Pound Tertekan Jelang BoE
Dolar AS menghapus pelemahan di sesi Eropa pada Kamis (17/6) setelah harga Minyak mulai stabil. Indeks spot Dolar bloomberg sempat turun 0,2% setelah Presiden Donald Trump menandatangani kesepakatan sementara untuk mengakhiri perang dengan Iran dan membuka kembali Selat Hormuz, tetapi kembali mendapat permintaan baru setelah perdagangan London dibuka.
Yield Treasury AS tenor dua tahun turun dua basis poin ke 4,16%, sementara Brent sempat melemah ke arah $77 per barel sebelum memangkas penurunan. Kesepakatan AS-Iran yang kini mulai berlaku membantu meredakan sebagian tekanan energi, tetapi Pasar masih menilai dampaknya terhadap inflasi dan kebijakan suku bunga.
Pound Inggris berbalik melemah menjelang keputusan suku bunga Bank of England dan risiko politik domestik. GBP/USD turun 0,3% ke 1,3260, level terendah baru dalam dua bulan, sementara volatilitas overnight naik ke level tertinggi sejak akhir Maret. Investor menunggu apakah BoE akan mempertahankan suku bunga atau memberi sinyal lebih hawkish setelah data tenaga kerja dan inflasi terbaru.
Di Asia, USD/JPY bergerak nyaris datar di 160,69, dekat level tertinggi sejak Juli 2024. Pasar tetap waspada terhadap potensi intervensi yen setelah sikap hawkish The Fed menekan mata uang Jepang ke area yang sebelumnya pernah memicu langkah dari Kementerian Keuangan Jepang.
EUR/USD turun 0,1% ke 1,1492 dari level tertinggi sesi 1,1528. EUR/CHF naik 0,3% ke 0,9221 setelah Swiss National Bank mempertahankan suku bunga dan menegaskan kesiapan lebih tinggi untuk menjual franc jika diperlukan. Sementara itu, EUR/NOK menguat 0,2% ke 11,0806, tertinggi dalam dua bulan, setelah Norges Bank menahan suku bunga tetapi memberi sinyal ruang pengetatan lanjutan.
Di mata uang komoditas, USD/CAD naik 0,1% ke 1,4120 dan menuju kenaikan harian keenam, mencerminkan tekanan berlanjut pada Dolar Kanada. NZD/USD sempat naik 0,5% ke 0,5799 sebelum memangkas sebagian Penguatan setelah ekonomi Selandia Baru tumbuh 0,8% pada kuartal pertama, didukung suku bunga yang lebih rendah dan pemulihan belanja.
Fokus Pasar valuta asing berikutnya tertuju pada keputusan BoE, arah harga Minyak setelah kesepakatan AS-Iran, dan respons mata uang utama terhadap sinyal hawkish The Fed. Selama Dolar tetap ditopang oleh ekspektasi suku bunga AS yang lebih tinggi, tekanan terhadap sterling, yen, dan mata uang komoditas berpotensi tetap bertahan. (arl)
Sumber : Newsmaker.id
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam Analisis Trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
Analisis Fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
Analisis Teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.