Analisis Minyak Terjun ke Level Terendah Tiga Pekan - Data Pasar 2026-08-05

Analisis Minyak Terjun ke Level Terendah Tiga Pekan - Data Pasar 2026-08-05

Minyak Terjun ke Level Terendah Tiga Pekan

Harga Minyak jatuh ke level terendah dalam lebih dari tiga pekan pada Selasa (4/8) setelah Pasar semakin optimistis AS dan Iran mendekati kesepakatan sementara untuk membuka kembali Selat Hormuz. Brent kontrak Oktober ditutup turun 5,3% ke US$79,36 per barel, sedangkan WTI kontrak September anjlok 5,7% ke US$75,77 per barel.
Tekanan jual meningkat setelah Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyebut kesepakatan pembukaan Hormuz berpeluang tercapai dalam waktu dekat. Qatar juga mengatakan rancangan deeskalasi telah diedarkan kepada pihak-pihak terkait, meski belum ada persetujuan final.
Iran turut dikabarkan mempertimbangkan izin bagi negara-negara Eropa untuk membersihkan ranjau di Selat Hormuz. Langkah tersebut dapat memberikan jaminan keamanan tambahan bagi perusahaan pelayaran dan asuransi sehingga arus kapal komersial perlahan kembali normal.
Namun, risiko pasokan belum sepenuhnya hilang. Arus Minyak melalui Hormuz masih jauh di bawah kondisi sebelum perang, sementara serangan terhadap kapal dan perbedaan tuntutan antara Washington dan Tehran dapat menggagalkan kesepakatan sewaktu-waktu.
Penurunan Minyak juga diperbesar oleh aksi jual teknikal setelah pelaku Pasar memangkas posisi beli secara cepat. Di sisi lain, gangguan ekspor Timur Tengah, ancaman Houthi di Laut Merah, dan serangan Ukraina terhadap infrastruktur energi Rusia masih dapat membatasi penurunan lebih lanjut.
Analisis Newsmaker: Sentimen jangka pendek Minyak masih cenderung bearish selama kemajuan diplomasi terus berlanjut. Brent yang bertahan di bawah US$80 berpeluang menguji US$78–US$76, sedangkan WTI dapat menuju US$75–US$73. Namun, kegagalan perundingan atau serangan baru berpotensi membawa Brent kembali ke US$82–US$85 dan WTI ke US$78–US$81. Pasar kemungkinan tetap sangat sensitif terhadap setiap kabar dari AS, Iran, Qatar, dan Oman. (arl)
Sumber : Newsmaker.id

Analisis Komprehensif Pasar Minyak

Pasar Minyak dunia mengalami dinamika yang kompleks dipengaruhi faktor supply-demand, geopolitik, dan kebijakan energi global.

Faktor Penentu Harga Minyak

  • Kebijakan OPEC+: Kuota produksi dari kartel Minyak mempengaruhi supply global.
  • Data Inventori AS: Laporan mingguan EIA menjadi indikator penting demand.
  • Tensi Timur Tengah: Stabilitas kawasan produsen Minyak utama.
  • Permintaan Global: Pemulihan ekonomi pasca-pandemic mempengaruhi konsumsi.

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

analisis fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

analisis teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

BPF