indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan pelemahan dan menguji level psikologis 6.000 pada perdagangan Rabu (24/6), menyusul sentimen eksternal yang masih membayangi pasar saham dalam negeri.
Analis Phintraco Sekuritas menilai hasil tinjauan terbaru MSCI, yang kembali membuka peluang penurunan status Indonesia ke Frontier Market, menjadi sentimen negatif bagi IHSG untuk jangka pendek.
“Sentimen negatif dari eksternal dan hasil pengumuman MSCI diperkirakan akan memicu IHSG berpeluang menguji level 6.000,”
Sebelumnya pada perdagangan Selasa (23/6), IHSG melemah 0,25% ke level 6.101,33 setelah sempat turun hingga menyentuh level 5.993.
“Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak pada kisaran 6.000-6.150 pada perdagangan Rabu” ungkap analis Phintraco sebelumnya, dalam catatan yang disampaikan kepada investor.
Seperti disampaikan IDNFinancials.com, MSCI telah mempertahankan Indonesia dalam kelompok Emerging Market dalam Tinjauan Klasifikasi Pasar 2026 yang diumumkan pada Selasa (23/6). Namun pengelola indeks global ini akan mempertimbangkan berbagai opsi terhadap pasar Indonesia, termasuk kemungkinan membuka konsultasi reklasifikasi ke Frontier Market dalam Tinjauan Indeks pada November 2026.
Sementara itu BRI Danareksa Sekuritas menilai hasil tinjauan MSCI, berpotensi menjadi penentu arah pergerakan IHSG dalam jangka pendek. “Dengan peluang rebound apabila hasil review sesuai atau lebih baik dari ekspektasi pasar,” imbuh analis BRI Danareksa Sekuritas, dalam riset yang disampaikan pada Rabu.
Secara teknikal, analis BRI Danareksa Sekuritas menilai IHSG bergerak dalam fase konsolidasi, dengan area support pada kisaran 6.070-5.930 dan resistance di rentang 6.300-6.350.
Dalam catatan yang disampaikan pekan lalu, riset Stockbit Sekuritas Digital memaparkan berbagai skenario keputusan MSCI dan dampaknya bagi pasar saham.
Stockbit Sekuritas memperkirakan pasar berpotensi merespons keputusan MSCI secara positif, jika MSCI memberikan tanggapan positif atas reformasi pasar saham Indonesia, meskipun tetap bertahan di Emerging Market. (KR)